Isnin, 9 November 2009

(Ini adalah opini orang)
Beberapa waktu yang lalu, selama liburan ini saya menyempatkan diri untuk belajar beberapa hal mengenai Free/Open Source Software dan rencanannya mau bermigrasi ke OS Linux. Sekarang memulai untuk mencari beberapa software Open Source yang compatible dengan si Linux, misalnya software fileZilla, Gimp (kemarin untuk Windows), blender(installannya rusak digrogoti virus), dan lain-lain.


Yang tidak kalah pentingnya juga adalah aplikasi Office, saya memilih OpenOffice yang merupakan software Open source juga . Semua gratis dan Halal . Saya sendiri tidak memiliki akses internet dirumah, lebih sering menggunakan komputer warnet, maklum belum bisa berlanganan dan keuntungan lainnya bisa menggunakan sistem prepaid 200rb jika kita mau bisa unlimited (nego dulu sih hehehe ).

Karena itulah saya memilih aplikasi OpenOffice portable saja untuk dipasang dikomputer rumah sebagai langkah awal untuk beralih ke FOSS. Ukuran file portable pun relatih kecil ketimbang instalannya. OpenOffice yang biasa berukuran 233MB bila saya tidak salah ingat, sedangkan OpenOffice Portable kali ini hanya 86MB, lumayan download bisa lebih cepat.


Menurut saya selama mencoba software office ini, terasa perbedaanya antara Office kepunyaan window. Kita harus sedikit belajar mengenai penempatan beberapa submenu yang ditempatkan berbeda. MIsalnya aja kita biasanya menemukan PageSetup dimenu File tapi di OpenOffice di Menu format dan lain-lain.

Dan yang terakhir yang paling penting, walaupun menggunakan Open Document Format, pada Impress (power pointnya Open Office) semua gambar yang kita insertkan difile presentasikemudian kita save di flashdisk dan presentasinya kita gunakan di komputer lain, maka gambar tadi tidak akan muncul. Mengapa ?

Mungkin karena OpenOffice menggunakan Open Document Format berbasis xml jadi file gambar(atau yang lainnya) yang kita insert ke file presentasi ataupun dokumen mereferer gambar(atau file lainnya) ke komputer. Tips : Alangkah lebih baik jika sebelum kita menggunakan OpenOffice semua file gambar(atau file lainnya) dalam satu folder bersamaan dengan file presentasi atau dokumennya.
Download disini

Tiada ulasan:

Catat Ulasan